6 Proses Daur Nitrogen [Lengkap]

Posted on

Nitrogen merupakan salah satu unsur kimia yang paling banyak terdapat di udara bebas di bumi ini. Jumlah nitrogen yang ada di alam bebas ini sangat banyak sekali yaitu mencapai sekitar 78% gas nitrogen yang ada di alam bebas atau yang berada di atmosfer bumi kita ini.

Nitrogen ini sangat penting sekali untuk berbagai macam proses kehidupan di bumi ini. Nitrogen menjadi sebuah komponen utama yang ada di dalam seluruh asam amino, yang mana nantinya akan bisa dimasukkan ke dalam protein. Protein ini adalah salah satu zat yang sangat dibutuhkan dan diperlukan dalam proses pertumbuhan makhluk hidup.

Sedangkan untuk jenis tumbuh – tumbuhan, nitrogen ini dipakai di dalam molekul klorofil yang sangat penting sekali untuk proses fotosintesis pada sebuah tanaman. Gas nitrogen yang ada di udara yang terhirup ini berupa N2 yang pada umumnya gas N2 ini tidak bisa digunakan secara langsung oleh para organisme.

Sehingga dibutuhkan konversi senyawa yang memiliki kandungan nitrogen untuk menjadi berbagai macam wujud dari zat kimiawi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup supaya bisa bertahan hidup maupun juga bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik. Nah proses konversi pada gas nitrogen inilah yang dinamakan dengan proses daur nitrogen.

Lalu bagaimana caranya dalam melakukan proses daur nitrogen ini? Langkah – langkah apa saja yang harus dilakukan di dalam proses daur nitrogen ini? Nah buat kalian semua disini yang mungkin masih belum mengerti dan belum begitu paham tentang proses daur nitrogen ini, jangan khawatir. Sebab disini akan saya berikan sedikit informasi atau materi kepada kalian semua tentang proses daur nitrogen. Berikut informasinya, silahkan disimak dengan baik dan teliti ya, supaya bisa menambah pengetahuan kalian semua.

Baca Juga :  Daftar Nama Nama 99 Asmaul Husna & Artinya [Lengkap]

Sebelum membahas tentang langkah – langkah di dalam proses daur nitrogen ini, terlebih dahulu akan saya berikan penjelasan mengenai beberapa bakteri yang terlibat di dalam proses daur nitrogen ini. Berikut adalah beberapa jenis bakteri yang terlibat di dalam suatu proses daur nitrogen.

  • Azotobacter chroococcum
  • Azotobacter beijerinckii
  • Azotobacter vinelandii
  • Azotobacter agilis
  • Azotobacter indicum
  • Bacillus sacharobutyricus
  • Bacillus asterosporus
  • Clostridium pasteurianum
  • Klebsiella spp.
  • Beijerinckia spp.
  • Derxia spp.
  • Diplococcus pneumonia
  • Aerobacter aerogenes
  • Rhodospirillum spp.
  • Rhizobium speciosa
  • Rhizobium japonikum
  • Rhizobium lupine
  • Rhizobium phaseoli
  • Rhizobium leguminosarum
  • Rhizobium meliloti
  • Rhizobium trifolii
  • Bacillus cereus
  • Bacillus licheniformis
  • Achromobacter
  • Micrococcus
  • Thiobacillus denitrificans
  • Pseudomonas denitrificans
  • Nitrosomonas
  • Nitrospira
  • Nitrosoglea
  • Nitrococcus
  • Nitrocytis

Proses Daur Nitrogen

Berikut ini adalah langkah – langkah di dalam proses daur nitrogen

1. Fiksasi Nitrogen

@forester-untad.blogspot

Fiksasi nitrogen ini adalah salah satu proses alam, baik itu secara biotik maupun secara abiotik yang bisa mengubah nitrogen yang ada di udara bebas ini menjadi ammonia (NH3). Ada dua jenis fiksasi, yaitu fiksasi biologis yang dibantu oleh mikroorganisme, hewan, serta tumbuhan. Dan fiksasi non biologis yang tidak dibantu oleh makhluk hidup.

  • Fiksasi biologis

Fiksasi biologis ini mayoritas dilakukan oleh bakteri yang ada di alam bebas. Bakteri yang terlibat di dalam proses fiksasi ini diantaranya yaitu seperti rhizobia, frankia, clostridium, dan bbeerapa lainnya. Di dalam proses fiksasi biologis ini selain mikroorganisme yang ada di dalam tanaman ternyata beberapa hewan seperti rayap juga bisa memfiksasi nitrogen. Reaksi kimia yang terjadi dari fiksasi nitrogen biologis ini yaitu adalah : N2 + 8H+ + 8e- -> 2NH3 + H2

  • Fiksasi Nonbiologis
Baca Juga :  Pengertian Morfologi Hewan dan Tumbuhan Serta Contohnya

Fiksasi secara non biologis ini terjadi secara alami dan buatan. Misalnya yaitu adalah fiksasi secara alami yang terjadi dengan bantuan dari petir. Sedangkan untuk proses fiksasi non biologis secara buatan terdpaat beberapa proses di dalamnya yaitu :

1. Memakai tekanan besar dengan suhu 600°C dengan memakai katalis besi

2. Mengubah N2 dan H2 menjadi NH3

2. Asimilasi

@slideplayer.info

Asimilasi nitrogen ini adalah proses pembentukan senyawa nitrogen organik dari senyawa nitrogen anorganik. Tumbuhan dapat menyerap nitrogen dalam bentuk nitrat, sedangkan hewan, jamur maupun organisme heterotrof lainnya menyerap nitrogen dalam bentuk asam amino, nukleotida, dan molekul organik kecil.

3. Amonifikasi

@budisma.net

Pada proses amonifikasi ini memakai prinsip dasar yaitu rekasi peruraian protein oleh mikroba. Tahapan dimana sisa-sisa tumbuhan dan hewan mati dan produk limbah bisa terurai oleh mikroorganisme menjadi amonium oleh bakteri dan jamur

4. Nitrifikasi

@journal.ipb.ac.id

Nitrifikasi ini adalah suatu proses konversi degradasi amonium menjadi sebuah nitrit kemudian oksidasi nitrit ini akan menjadi nitrat yang dibantu dengan bakteri autotrof seperti spesies Nitrosomonas (mengoksidasi amonium (NH4+) dan mengubah amonia menjadi nitrit (NO2-)) serta nitrobacter (mengoksidasi nitrit menjadi nitrat (NO3-))

Proses nitrifikasi bisa dituliskan menjadi sebuah persamaan reaksi sebagai berikut ini :

  • NH3+ CO2 + 1.5 O2 + Nitrosomonas → NO2– + H2O + H+
  • NO2–+ CO2 + 0.5 O2 + Nitrobacter → NO3
  • NH3+ O2 → NO2− + 3H+ + 2e−
  • NO2−+ H2O → NO3− + 2H+ + 2e
Baca Juga :  Kapan Masa Subur Wanita dan Tanda-tandanya

5. Denitrifikasi

@id.wikipedia.org

Denitrifikasi ini merupakan suatu proses reduksi nitrat untuk membuatnya kembali menjadi gas nitrogen (N2) yang dibantu dengan spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi yang anaerobik. Disini nitrat berfungsi sebagai penerima elektron selama respirasi. Secara reaksi kimia, proses denitrifikasi ini bisa dinyatakan melalui persamaan reaksi seperti berikut :

NO3− → NO2− → NO + N2O → N2 (g)

Proses denitrifikasi lengkap sebagai reaksi redoks yaitu :

2 NO3− + 10 e− + 12 H+ → N2 + 6 H2O

6. Oksidasi Amonia Anaerobik

@danypangestu.blogspot

Proses daur nitrogen yang terakhir yaitu adalah oksidasi amonia anaerobik. Oksidasi amonia anaerobik ini adalah salah satu proses reduksi di dalam kondisi yang anoxic nitrit dan amonium yang diubah secara langsung menjadi sebuah gas nitrogen (N2). Proses oksidasi amonia anaerobik ini bisa dituliskan melalui persamaan rekasi seperti berikut ini :

NH4+ + NO2− → N2 + 2 H2O