5 Jenis Tanah Subur dan Cara Merawat Tanah Agar Selalu Subur

Posted on

Tanah yang setiap hari kita pijak merupakan lapisan yang berada di titik paling atas di permukaan bumi. Tanah memiliki peranan penting bagi manusia dan semua lapisan makhluk hidup yang ada di muka bumi ini. Tanah ini bisa terbentuk dari proses pelapukan bebatuan yang memakan waktu yang sangat lama hingga mencapai ratusan tahun. Karakteristik dan ciri tanah yang ada pada suatu daerah tidaklah sama dengan ciri dan karakteristik tanah yang berada di daerah lainnya. Hal ini bergantung pada komponen-komponen yang terdapat di dalam tanah tersebut.

Kelompok Tanah Subur

@rumahdijual

 

Di dunia ini terdapat berbagai macam tanah yang ada. Mulai dari tanah yang subur hingga tanah yang kurang subur. Tanah yang subur dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat yang ada disekitarnya karena tanah yang subur bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk bercocok tanam dan bertani. Lalu tahukah kalian jenis tanah apa saja yang termasuk ke dalam tanah yang subur dan bagus untuk bercocok tanam? Berikut ini akan saya berikan informasi mengenai beberapa macam jenis tanah yang subur beserta dengan karakteristik dan cirinya masing-masing.

Jenis Tanah Subur

1. Tanah Aluvial

@pengertianilmu

Tanah aluvial terbentuk karena adanya endapan lumpur yang di bawa oleh aliran sungai. Aliran air sungai ini membawa endapan-endapan lumpur yang akhirnya membentuk tanah ini. Tanah jenis aluvial ini biasanya banyak terdapat di bagian hilir sungai. Pada umumnya tanah aluvial memiliki warna coklat hingga kelabu.

Artikel Terkait : Penjelasan Tanda Kepangkatan POLRI

Tanah aluvial ini juga termasuk ke dalam jenis tanah yang subur dan sangat cocok untuk digunakan dalam kegiatan pertanian dan bercocok tanam. Berikut ini beberapa ciri dan karakteristik dari tanah aluvial:

  • Tekstur tanahnya liat atau liat berpasir
  • Kaya akan fosfot
  • Sangat subur sehingga cocok untuk perkebunan maupun sawah atau pertanian
  • Memiliki kandungan pH yang kurang dari 6,5
  • Bentuknya keras pada waktu kering dan kuat pada waktu lembab

2. Tanah Humus

Tanah humus yaitu tanah yang terbentuk dari proses pelapukan tanaman. Tanah ini mengandung banyak kandungan unsur hara dan mineral di dalamnya sehingga membuatnya sangat subur. Tanah jenis ini tersebar di beberapa wilayah seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi serta Papua. Ciri-ciri dari tanah humus ini adalah sebagai berikut:

  • Sangat subur karena mengandung unsur hara dan mineral yang cukup banyak
  • Warnanya agak gelap kecoklatan dan gembur
  • Merupakan lapisan tanah yang paling atas
  • Mayoritas terdapat di daerah yang memiliki iklim tropis

3. Tanah Vulkanik

@pengertianilmu

Tanah vulkanik merupakan tanah yang berasal dari aktivitas gunung berapi. Tanah ini sangat subur dan sangat bagus untuk dipakai bercocok tanam. Tanah jenis ini umumnya banyak terdapat dan ditemukan disekitar wilayah gunung berapi.

Tanah jenis ini mengandung banyak unsur zat hara, mineral dan air yang sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman. Di Indonesia sendiri wilayah yang termasuk banyak memiliki gunung berapi yaitu seperti di wilayah Jawa, Bali, Sumatera dan Nusa Tenggara. Berikut beberapa ciri dan karakteristik dari tanah jenis vulkanik ini:

  • Mengandung unsur zat hara, mineral dan air yang cukup tinggi yang membuatnya subur
  • Apabila terkena air hujan maka lapisan tanah yang berada di bagian atas akan menutup sehingga tidak akan mudah terjadi erosi
  • Bentuknya berupa butiran-butiran halus namun tidak mudah tertiup oleh angin
  • Apabila dipegang maka akan terasa seperti berminyak
  • Berat volumenya yang sangat rendah

4. Tanah Laterit

Tanah jenis laterit ini dapat terbentuk karena adanya genangan air serta tanah ini juga sering terdapat di wilayah atau lingkungan daerah yang memiliki hawa yang dingin dan lembab seperti di daerah dataran tinggi dan pegunungan. Tanah laterit ini umumnya berwarna merah bata karena banyak mengandung alumiunium dan zat besi.

Artikel Terkait : 5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan di Jepang Yang Perlu Kalian Ketahui!!!

Baca Juga :  Adat Istiadat Pernikahan Palembang

Jenis tanah ini biasanya sering dipakai untuk menanam tanaman palawija, kelapa sawit, karet, kakao, cengkeh hingga kopi. Beberapa daerah persebaran dari tanah laterit yang ada di Indonesia diantaranya adalah seperti di daerah Lampug, Jawa Barat dan Jawa Timur. Beberapa ciri dan karakteristik dari tanah laterit ini adalah sebagai berikut:

  • Memiliki warna merah atau coklat
  • Sangat mudah untuk menyerap air
  • Memiliki kandungan pH yang netral
  • Memiliki kandungan zat besi dan aluminium yang cukup tinggi
  • Memiliki kandungan besi, timah, zirkon, kwarsa, aluminium, nikel, oksida titanium dan lain-lain
  • Memiliki kandungan bahan organik sedang
  • Tekstur tanahnya relatif padat dan sangat kokoh

5. Tanah Podsolik Merah Kuning

@antaranews

Tanah jenis podsolik merah kuning ini juga termasuk ke dalam golongan tanah yang cukup subur dan baik digunakan untuk kegiatan bercocok tanam. Tanah jenis ini sangat mudah kita jumpai di berbagai wilayah di Indonesia karena persebaran dari tanah podsolik yang merata ini.

Tanah jenis podsolik ini juga umum digunakan untuk aktivitas perkebunan dan persawahan atau pertanian oleh masyarakat disekitarnya. Persebaran tanah jenis podsolik ini diantaranya dapat kita temui di wilayah Sumatera, Jawa bagian Barat, Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Beberapa ciri dan karakteristik dari tanah podsolik ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki warna dari merah hingga kuning
  • Mengandung unsur organik dan mineral yang lumayan banyak
  • Lumayan subur dan cocok untuk kegiatan berkebun dan bercocok tanam

Cara Merawat Tanah

Selain mengenal dan mengetahui jenis tanah apa saja yang subur, kita juga harus bisa merawat dan menjaga kesuburan tanah yang ada disekitar kita. Berikut saya berikan beberapa cara untuk menjaga dan merawat kesuburan tanah yang ada.

1. Lakukan Pemupukan

Tanah juga perlu diberi pupuk agar kondisi kesuburannya tetap terjaga. Tidak selalu harus memakai pupuk kimia namun bisa juga dengan memakai pupuk organik yang lebih bagus untuk kesuburan tanah itu sendiri. Hal ini sama dengan menanami tanah dengan tanaman dan untuk ke depannya tumbuhan bisa memproduksi kandungan yang mana sangat diperlukan oleh tanah.

Maka janganlah ragu untuk menanam tanaman dan tumbuh-tumbuhan, tak terkecuali pohon. Karena selain bisa menambah kesuburan tanah hal ini juga dapat memiliki efek yang bagus untuk kelangsungan hidup manusia juga.

2. Jangan Buang Sampah Sembarangan

Ini yang sering kali dilakukan manusia, yaitu membuang sampah secara sembarangan. Selain dapat menimbulkan banjir, membuang sampah secara sembarangan juga bisa menyebabkan pencemaran pada tanah yang bisa menyebabkan tanah itu kehilangan kesuburannya.

Jika ada sampah plastik lebih baik di daur ulang atau dibakar saja, karena sifat sampah plastik ini yang sulit untuk terurai yang membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk dapat terurai sehingga hal ini akan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan tanah yang ada.

Itulah tadi beberapa jenis tanah yang subur beserta dengan beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk teteap menjaga kesuburan tanah. Jagalah dan rawatlah alam yang ada di sekitar kita agar kita dapat hidup damai berdampingan dengan alam.

tanah vulkanik
Related posts: