5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan di Jepang Yang Perlu Kalian Ketahui!!!

Posted on

Kualitas sumber daya manusia yang baik dipengaruhi oleh sistem pendidikannya juga. Hal ini karena sistem pendidikan yang ada memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan sumber daya manusia yang lebih baik di masa yang akan datang.
Sistem pendidikan yang tepat akan membuat siswa nyaman dan tentu saja juga para siswa tetap dapat belajar dengan baik sehingga mereka akan mampu menyerap atau menerima pelajaran yang diajarkan dengan baik pula.

Di negara-negara maju sistem pendidikannya sudah sangat baik dan efektif, berbeda dengan sistem pendidikan yang ada di negara yang masih tertinggal atau negara berkembang, seperti Indonesia. Itulah yang menjadikan kualitas sumber daya manusia yang ada di Negara-negara maju dan Negara-negara yang kurang maju atau negara berkembang sangat berbeda jauh sekali.

Sistem Pendidikan Negara Maju

@idntimes

Tak terkecuali dengan Jepang, salah satu negara maju yang ada di benua Asia bagian timur. Sejak dari dulu Jepang dikenal dengan negara yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang sangat berkualitas di seluruh dunia. Orang Jepang dikenal sangat cekatan dan disiplin dalam mengerjakan segala sesuatu.Hal ini salah satunya juga dipengaruhi oleh sistem pendidikan yang ada di negara ini. Sistem pendidikan negara Jepang sangatlah bagus dan sangat baik untuk para generasi-generasi penerus bangsanya.

Tak heran jika banyak penemuan-penemuan besar yang mengguncang dunia mayoritas ditemukan oleh para orang-orang Jepang. Di dalam dunia robot sendiri Jepang tidak perlu diragukan karena sumber daya manusia yang ada di Jepang sangatlah fokus dalam mengembangkan industri robot yang ada di negara Jepang ini.

Artikel Terkait : 5 Cara Mudah Membuat Slime [Update 2018]

Kembali lagi hal ini tak lepas dari peran sistem pendidikan yang ada di negara Jepang itu sendiri. Lalu apa yang membuat sitem pendidikan di negara Jepang agak sdikit berbeda dengan Negara lain yang ada di dunia khususnya Indonesia? Dan apa yang membuat sistem pendidikan di Jepang mampu menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang sangat baik di dunia? Disini akan saya berikan 5 hal tentang sistem pendidikan di negara Jepang.

Fakta Pendidikan di Jepang

1. Tidak Ada Ujian Di Awal 3 Tahun Pertama Sekolah

@writingforjournalism

Ya sekolah-sekolah di Jepang memang tidak mengadakan ujian pada awal 3 tahun masa pelajarannya kepada siswa mereka. Mengapa demikian? Karena sistem pendidikan di Jepang lebih berfokus untuk menanamkan budaya sopan santun mereka sejak dini kepada siswanya.
Orang Jepang menilai, penanaman budaya sopan santu sejak dini merupakan hal yang paling penting untuk diajarkan kepada murid mereka yang masih muda, daripada fokus menghabiskan banyak energi di kelas untuk menjejalkan materi-materi maupun tes akademik kepada murid mereka.

Baca Juga :  5 Cara Mudah Membuat Slime [Update 2018]

Keyakinan yang mendasari hal ini adalah pembentukan karakter kepada siswa-siswanya, sebab orang Jepang menilai bahwa karakterlah yang menjadi hal utama dalam pendidikan dari pada penilaian belajar siswanya dalam hal akademik.

Salah satu contoh dalam pembelajaran sopan santun dalam sistem pendidikan di Jepang yaitu adalah mengembangkan rasa hormat kepada orang lain. Di dalam kelas pembelajaran siswa diwajibkan dan diharuskan untuk menunjukkan rasa hormat mereka satu sama lain kepada teman-temannya dan tentunya kepada guru pengajar mereka.

Dan yang paling penting adalah mengembangkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Sebagai contoh apabila di dalam kelas ada murid yang merasa telah berbuat hal yang kurang baik/mengecewakan gurunya maka dengan kesadaran sendiri mereka akan keluar kelas. Itulah yang menjadikan negara Jepang sangat menjunjung etika dan sopan santun dalam kehidupan mereka sehari-hari.

2. Siswa Di Jepang Memakan Menu Makanan Yang Sama

@japanesestation

 

Para siswa sekolah di negara Jepang mendapatkan sajian menu makanan yang sama setiap harinya di sekolah, kecuali siswa yang memiliki suatu alergi tersendiri pada makanan. Menu maknanan para siswa di Jepang bukanlah menu makanan yang sama seperti yang biasa dimakan anak-anak sekolah di negara kita seperti jajanan yang banyak mengandung pewarna dan pemanis buatan.

Sistem pendidikan di Jepang mengajarkan muridnya tentang makanan sehat dan mengutamakan untuk menyantap makanan yang berbahan utama bahan makanan yang berkualitas dan alami. Menu makanan yang dimakan setiap hari oleh para siswa di Jepang merupakan hasil dari gabungan penelitian profesional yang peduli kesehatan dan dari para koki yang terlatih.

Sebagian besar menu maknan mereka adalah makanan yang berasal dari bahan yang masih segar dan langsung didapat dari tempat lokal seperti perkebunan terdekat. Tak jarang juga para guru akan ikut makan siang bersama dengan para murid mereka. Hal ini sudah menjadi pemandangan biasa di sekolah-sekolah di negara Jepang.

Baca Juga :  Ciri - Ciri Protozoa [Klasifikasi, Reproduksi, Peranan dan Contoh]

Hal semacam inilah yang akan membuat komunikasi dan keakraban antar guru dan murid terjalin sehingga tidak terjadi tenggang rasa antara guru dan murid di sekolah. Terkadang mereka para siswa juga saling bertukar makan siang mereka satu sama lain dengan teman mereka. Hal ini menjadi cara mereka untuk memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan sejak dini di sekolah.

3. Siswa Diwajibkan Membaca Selama 10 Menit Sebelum Pelajaran

@akibanation

Para siswa dan pelajar di Jepang memang dikenal memiliki minat dan kegemaran yang tinggi dalam hal membaca. Hal ini karena adanya kebijakan dari sekolah-sekolah di Jepang yang mengharuskan para muridnya untuk membaca selama 10 menit setiap hari sebelum mata pelajaran akan dimulai. Dan hal ini dilakukan oleh pelajar di Jepang secara konsisten setiap harinya.

Kegiatan ini telah berlangsung lama di negara Jepang, kurang lebih selama 30 tahun dan masih berjalan hingga sekarang meskipun banyak terjadi pro dan kontra terkait kebijakan ini diterapkan di sekolah di Jepang.

Namun kenyataannya hal ini nyatanya cukup efektik menumbuhkan minat baca para siswa di Jepang sejak dini yang mana hal ini akan membawa dampak yang baik bagi para sumber daya manusia yang ada.

4. Tidak Ada Petugas Kebersihan Di Sekolah

@dokterspecialis

Sekolah yang ada di negara Jepang memang tidak memiliki tukang kebun atau tukang bersih-bersih di sekolahnya. Jadi para siswanya lah yang harus bahu membahu bergantian untuk membersihkan ruang kelas mereka dan fasilitas yang ada di lingkungan sekolah tempat mereka belajar setiap harinya.

Setelah selesai aktifitas pembelajaran setiap harinya para siswa pun bergantian membersihkan ruangan kelas mereka sendiri dan semua fasilitas yang ada di dalam sekolah. Para siswa dalam satu sekolah ini nantinya akan dibagi dalam tiap-tiap kelompok yang disusun berdasarkan tugas masing-masing. Kemudaian setiap grup ini akan mengalami perombakan atau diganti anggotanya setiap tahunnya sehingga para siswa akan mendapat pengalaman dengan semua tugas yang ada.

Artikel Terkait : Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Otonomi Daerah

Mulai dari menyapu lantai kelas, membersihkan papan tulis, membersihkan kaca jendela yang ada, membersihkan area taman, hingga membersihkan toilet semuanya dilakukan sendiri oleh para siswa. Hal ini bertujuan agar para siswa bisa lebih memiliki kepedulian terhadap hal-hal yang ada disekelilingnya, dan supaya hal ini dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah yang ada sehingga mereka akan mampu menjaga dengan baik semua fasilitas sekolah yang ada.

Baca Juga :  5 Klasifikasi Makhluk Hidup

Selain itu juga hal ini melatih para siswa untuk saling bekerja sama dalam suatu tim atau kelompok, dan juga saling berbagi tanggung jawab satu sama lain antar anggota kelompok.

5. Seni Menjadi Pelajaran Utama

@reksomarditrisno

Salah satu hal yang menarik dari sistem pendidikan di negeri Jepang yaitu adalah diajarkannya kesenian tradisional di semua sekolah di Jepang. Mungkin hal ini tidak asing dan tidak berbeda jauh dengan sistem pendidikan yang ada di Indonesia, namun yang membedakannya yaitu sekolah di Jepang menjadikan kesenian sebagai pelajaran utama dan wajib bagi para muridnya.

Berbeda dengan di negara kita yang memang mengajarkan kesenian di sekolah tapi hal itu tidak menjadi suatu kewajiban untuk para murid mempelajarinya. Di negara Jepang para siswa sangat mencintai dan menjunjung tinggi kebudayaan dan kesenian tradisional mereka.

Beberapa contoh pelajaran kesenian yang diajrkan di Jepang yaitu adalah shodo (kaligrafi Jepang). Shodo yaitu menulis huruf kanji dengan memakai kuas bambu dan ditulis pada sebuah kertas yang sangat tebal. Para siswa diwajibkan untuk mengikuti mata pelajaran kesenian ini di sekolah. Hal ini tentu akan membuat para generasi muda di Jepang akan lebih menghormati dan menghargai kultur kesenian asli bangsa mereka sendiri.

Nah itulah tadi beberapa fakta tentang sistem pendidikan yang ada di negara Jepang. Tak heran jika negara Jepang menjadi negara yang sangat maju dan memiliki banyak sekali sumber daya manusia yang berkualitas.

Karena semua hal itu tak lepas dari sistem pendidikan pada masa sekolah yang diterapkannya. Sebaiknya Indonesia juga memperbaiki sistem pendidikannya sedikit lebih baik agar sumber daya manusia yang ada di Indonesia menjadi sedikit lebih berkualitas.

Related posts: