3 Jenis Manusia Purba di Indonesia

Posted on

Di bangku sekolah dulu kita pasti sudah pernah belajar tentang manusia purba. Manusia purba atua yang biasa kita sebut juga dengan sebutan manusia prasejarah merupakan manusia yang hidup pada saat jaman sebelum tulisan ada dan di temukan. Manusia purba ini hidup nya berpindah-pindah dari satu tempat wilayah ke wilayah lain nya atau di sebut dengan nomaden.

Kehidupan manusia prasejarah ini masih sangat sederhana dan juga kehidupan para manusia purba ini sangat bergantung pada alam sekitar mereka. Manusia prasejarah ini hidup dengan cara mengumpulkan makanan dari tumbuhan dan tanaman di sekitar mereka dan juga dari hewan hasil buruan mereka.

Jenis-Jenis Manusia Purba di Indonesia

Secara keseluruhan, ada 10 jenis manusia purba yang berada di Indonesia, yaitu :

  1. Meganthropus Paleojavanicus
  2. Pithecanthropus Erectus
  3. Pithecanthropus Soloensis
  4. Pithecanthropus Mojokertensis
  5. Homo Soloensis
  6. Homo Erectus
  7. Homo Floresiensis
  8. Homo Habilis
  9. Homo Wajakensis
  10. Homo Sapiens

Secara umum jenis manusia prasejarah yang fosil nya di temukan di Indonesia ini di kelompok kan dan di bagi menjadi 3 jenis, yaitu Meganthropus (Manusia Besar), Pitecanthropus (Manusia Kera yang Berjalan Tegak), dan Homo (Manusia Cerdas). Untuk mengetahui keberadaan dan kehidupan dari manusia prasejarah ini para peneliti sudah melakukan penelitian tentang manusia prasejarah ini sejak jaman dahulu kala sekitar abad ke 18.

Artikel Terkait : Macam-Macam Planet dan Proses Terbentuknya Planet

Penelitian yang di lakukan oleh para peneliti dan arkeolog ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dari manusia prasejarah ini dan bagaimana cara mereka bertahan hidup pada waktu itu. Beberapa penelitian tentang manusia purba ini juga di lakukan di Indonesia. Dan para peneliti menemukan beberapa fosil dari manusia prasejaah ini di wilayah Solo, pacitan, Mojokerto, Ngandong, Sangiran.

Nah untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai jenis manusia prasejarah di Indonesia, berikut akan saya berikan beberapa jenis manusia prasejarah yang di perkirakan pernah mendiami wilayah Indonesia yang fosil nya di temukan di Indonesia.

Baca Juga :  3 Cara Membuat Magnet [Induksi, Elektromagnetik & Menggosok]

1. Meganthropus Paleojavanicus

Meganthropus Paleojavanicus merupakan jenis manusia purba raksasa tertua yang berasal dari tanah Jawa. Kata Meganthropus berasal dari kata “Megas”yang berarti besar dan kata “Anthropus” yang berarti manusia. Sedangkan kata Paleojavanicus berasal dari kata “Paleo” yang berarti tua dan kata “Javanicus” yang berarti Jawa.

Jenis manusia purba ini di perkirakan sebagai jenis manusia purba yang tertua yang ada di Indonesia dan juga sebagai salah satu jenis manusi purba yang paling primitif. Fosil dari Meganthropus Paleojavanicus ini pertama kalai di temukan di daerah Sangiran, Jawa Tengah pada tahun 1936 oleh Van Koeningswald salah seorang peneliti dari Belanda.

Fosil dari manusia purba ini di perkirakan telah berumur 1 hingga 2 juta tahun yang lalu pada saat masa penelitian ini di lakukan. Namun penemuan fosil dari manusia purba jenis Meganthropus Paleojavanicus ini tidak di temukan dalam keadaan yang utuh dan lengkap. Melainkan hanya berupa beberapa bagian tengkorak nya saja seperti bagian rahang bawah dan beberaopa bagian gigi yang telah lepas.

Manusia purba jenis Meganthropus Paleojavanicus ini di perkirakan mereka hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan terutama yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Adapun ciri-ciri dari manusia purba jenis Meganthropus Paleojavanicus ini adalah seperti berikut:

  • Tidak memiliki dagu sehingga lebih mirip dengan kera
  • Mempunyai postur tubuh yang tegap
  • Memiliki tonjolan yang tajam pada bagian belakang kepala
  • Mempunyai otot kunyah, gigi, dan rahang yang besar dan kuat
  • Mempunyai tulang pipi yang tebal dengan tonjolan pada bagian kening yang mencolok
  • Makanan nya yaitu berasal dari jenis tumbuh-tumbuhan

2. Pithecanthropus

Pithecanthropus merupakan jenis fosil manusia prasejarah yang paling banyak di temukan di wilayah Indonesia. Terdapat 3 jenis Pithecanthropus yang di temukan di wilayah Indonesia, yaitu Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Mojokertensis, dan Pithecanthropus Soloensis.

Fosil manusia purba jenis Pithecanthropus Erectus di temukan pertama kali oleh seorang dokter dari Belanda yang bernama Eugene Dubois di desa Trinil, kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada tahun 1891. Kemudian fosil dari manusia purba jenis Pithecanthropus Mojokertensis di temukan oleh Von Koeningswald di wilayah Jetis dekat Mojokerto, Jawa Timur yang hanya berupa tulang tengkorak dari anak-anak. Lalu kemudian di tahun 1936, Weidenrich menemukan lagi fosil tengkorak anak-anak yang di beri nama dengan Pithecanthropus Robustus di wilayah dekat Lembah Sungai Brantas, Jetis, Mojokerto.

Baca Juga :  Kapan Masa Subur Wanita dan Tanda-tandanya

Yang terakhir yaitu fosil manusia purba jenis Pithecanthropus Soloensis di temukan oleh Von Koeningswald, Ter Harr, dan Oppernoorth di Ngandong, wilayah lembah Bengawan Solo dan di wilayah Sangiran pada sekitar tahun 1931-1933. Fosil Pithecanthropus yang di temukan di Indonesia memiliki usia yang beragam yakni antara 30.000 hingga 1 juta tahun. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa manusia purba jenis Pithecanthropus ini sudah mulai memakai peralatan yang terbuat dari batu dan kayu dalam kehidupan sehari-hari nya. Secara umum berikut adalah ciri-ciri dari Pithecanthropus:

  • Mempunyai volume otak sekitar 750-1350 cc
  • Mempunyai tinggi badan sekitar 165-180 cm
  • Memiliki badan yang tegap tapi tidak setegap Meganthropus
  • Mempunyai rahang yang kuat dan gigi geraham yang besar
  • Mempunyai tonjolan pada bagian kening yang tebal dan melintang di sepanjang pelipis nya
  • Mempunyai hidung yang lebar
  • Tidak memiliki dagu
  • Makanan nya berupa daging hewan buruan dan tumbuh-tumbuhan

3. Homo

Jenis manusia prasejarah yang satu ini merupakan jenis manusia purba yang termuda atau yang paling muda dari fosil jenis manusia purba lain yang di temukan di Indonesia. Fosil dari manusia purba jenis homo ini di perkirakan berumur sekitar 15.000 hingga 40.000 tahun yang lalu.

Jenis manusia purba ini sudah di perkirakan bukan sebagai manusia kera lagi melainkan sudah tergolong ke dalam jenis manusia. Hal ini bisa di lihat dari volume otak nya yang hampir mirip dengan volume otak manusia modern seperti sekarang ini. Di Indonesia sendiri di temukan 3 jenis fosil dari manusia purba jenis Homo ini yaitu Homo Soloensis, Homo Wajakensis, dan Homo Floresiensis.

Baca Juga :  6 Langkah Budidaya Jamur Tiram Agar Sukses 100%

Artikel Terkait : Pengertian Batuan Beku, Sedimen dan Metamorf (Contoh & Gambar)

Fosil manusia purba jenis Homo Soloensis di temukan oleh Von Koeningswald pada tahun 1931-1934 di wilayah Ngandong, Lembah Bengawan Solo. Sementara fosil manusia purba jenis Homo Wajakensis di temukan oleh Eugene Dubois di wilayah Wajak, Tulungagung, Jawa Timur pada tahun 1889.

Dan fosil manusia purba jenis Homo Floresiensis di temukan oleh tim arkeologi gabungan dari Puslitbang Arkeologi Nasional Indonesia dan University of New England, Australia di Liang Bua, Flores pada tahun 2003. Adapun secara umum ciri-ciri dari manusia purba jenis Homo ini di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki volume otak antara 1000-1300 cc
  • Sudah mampu berjalan tegap dengan dua kaki
  • Bentuk wajah nya lebar dan datar
  • Mempunyai hidung yang lebar dan bagian mulut nya menonjol
  • Tidak berdagu
  • Memiliki postur tubuh yang hampir sama dengan manusia modern jaman sekarang
  • Hidup nya nomaden atau berpindah-pindah

Nah itulah tadi 3 jenis manusia purba yang fosil nya di temukan di Indonesia. Sampai sekarang pun para peneliti dan arkeolog masih melakukan penelitian untuk meneliti tentang manusia purba ini. Semoga materi diatas sapat menambah pengertahuan kalian semua.

manusia purba, jenis jenis manusia purba zaman praaksara, jenis manusia purba, manusia purba di indonesia
Related posts: